Testimoni Sakit Pinggang

Testimoni Sakit Pinggang

Sakit Pinggang Memang Sangat Sakit, Baca Kisah Nyata Mereka Yang Berhasil Lolos Dari Meja Operasi

Kisah Nyata Rokoyah Sakit di Punggung Hingga Ke Kaki Tidak Sakit Lagi

Bulan oktober 2008 merupakan awal penderitaan yang dialami istri saya, Rokoyah. Gejala awal, istri merasakan sakit di punggung belakang hingga ke kaki. Rasanya sangat nyeri, hal itu berlangsung sampai bulan januari 2009. Untuk berjalan saja ia harus di bantu.

Dokter mendiagnosa bahwa syaraf tulang belakang dekat tulang ekor istri saya terjepit. Operasi menjadi jalan satu-satunya untuk menyembuhkan. Namun dokter tidak menjamin bahwa semuanya akan kembali normal. Ada dua kemungkinan yang harus di terima pasca operasi, yaitu kematian atau lumpuh seumur hidup.

Remuk rasanya jiwa ini. Namun saya tetap berikhtiar. Pengobatan alternatif menjadi pilihan saya untuk menghindari operasi. Alhamdulillah Allah SWT mengirimkan informasi tentang Hinotra TNE Juice.

Sejak Januari hingga maret, istri saya hanya terbaring tanpa daya. Bergerak sedikit saja ia akan menjerit kesakitan. Namun setelah mengkonsumsi Hinotra TNE Juice sebanyak 1 botol (1 liter) dalam 6 hari, kakinya sudah mulai mampu digerakkan. Subhanallah, Allah SWT telah mengabulkan doaku.

Kini istriku sudah kembali normal seperti sediakala. Sholat tarawih pun tak ia tinggalkan. Ruku’nya, sujudnya, semuanya telah sempurna. Dan ia tidak merasakan sakit. Syukurku kepada Allah SWT yang telah mengirimkan san menciptakan Hinotra TNE sebagai mediasi kesembuhan istriku.

Kisah Nyata Rokoyah “Terhindar  dari Kelumpuhan”

“Sudah, Yah. Cari saja pengganti saya untuk jadi ibu anak-anak.”

Kalimat ini terlontar dari bibir Rokoyah pada suaminya, sekitar Maret 2009. Saat itu,ia sedang putus asa karena kondisi kesehatannya. Sebenarnya, sudah sejak Oktober 2008 Rokoyah merasa kakinya linu. Tapi ia tak menyangka gejala ini serius. Menginjak Desember 2008, sakit kakinya semakin parah. Dari pinggang sampai kaki terasa sakit. Ia tak sanggup berjalan lama. Rasa sakit ini memang tidak terus-menerus, tapi ketika sakitnya menyerang, Rokoyah merasa amat nyeri, bahkan sampai menggigil.

Akhir Desember, ia drop. Ia tak kuat lagi berjalan dan harus dipapah. Awalnya, menurut dokter, Rokoyah menderita rematik. Namun ketika di-rontgen, tak terlihat kelainan apapun. Rokoyah mencoba menjalani terapi alternatif berupa pijat saraf. Terapi ini rupanya cukup membantu. Januari 2009, ia merasa kondisinya membaik. Namun bulan depannya, Rokoyah terserang batuk hebat yang tak kunjung hilang. Kondisinya kembali drop. Kata seorang dokter spesialis saraf, ia melakukan pemeriksaan MRI. Dari sinilah Rokoyah mengetahui ia menderita HNP. Ada cairan di tulang pinggangnya. Menurut dokter, itu virus yang harus di sedot keluar. Jika di tunda-tunda, virus itu bisa naik ke tubuh bagian atas, bahkan menyebabkan kelumpuhan.

Hari itu juga, ia harus masuk rumah sakit dan besoknya menjalani operasi. Rokoyah pun menimbang-nimbang. Mengambil keputusan untuk operasi sama sekali tak mudah, karena jika gagal, operasi pun berisiko kelumpuhan. “Sudahlah, saya di rawat di rumah saja. Tak usah di operasi kalau risikonya terlalu besar. Setiap penyakit ada obatnya. Tuhan pasti akan memberikan obat itu,” kata Rokoyah membesarkan hati. Obat yang di tunggu Rokoyah akhirnya datang pada April 2009. Suami Rokoyah bertemu dengan dua orang teman ~Slamet dan Ahmad, member Hinotra TNE  yang menganjurkan Hinotra TNE Juice. Kata mereka, banyak orang sembuh berkat Hinotra TNE Juice. Awalnya, Rokoyah tak percaya. Ia sudah habis berjuta-juta untuk obat dan terapi alternatif. Masa Hinotra TNE Juice seharga Rp 500 ribu mampu menyembuhkanya? Namun Rokoyah tergerak mencoba. Ia mulai mengonsumsi Hinotra TNE Juice tiga kali sehari, masing-masing setengah gelas. Enam hari kemudian, ia justru merasa sakitnya bertambah parah. Ia nyaris tak mau melanjutkan konsumsi Hinotra TNE Juice tapi untunglah ia berubah pikiran.

Pada hari kesepuluh, ia bisa turun dari tempat tidur dan berjalan sendiri ke toilet, meskipun belum bisa duduk. Secara bertahap, ia bisa mengangkat kaki dan memakai celana sendiri. Padahal, dulu kedua hal ini mustahil dilakukannya. Pada bulan Mei 2009, Rokoyah sudah normal kembali . ia kuat berjalan dan mulai menjalani aktivitas sebagai guru SD. Jika terlalu lelah, kakinya kembali linu. Namun Rokayah konsisten meminum Hinotra TNE Juice. Setahun kemudihan, ia merasa tubuhnya sangat fit. Selain itu, sakit kepala yang dulu sering menyerang ikut lenyap. Hingga kini, untuk mempertahankan kondisi, ia tetap mengonsumsi Hinotra TNE Juice sehari sekali, 30 ml.

Kisah Nyata Mohammad Kastedi “Wah, sakitnya bukan main.”

Bergerak sedikit, rasa nyeri langsung menyerang. Bergerak susah. Mau tidur pun susah. Apalagi untuk berjalan. Kalau sudah parah, rasa nyeri datang setiap 10 menit.

Itulah yang saya alami dua tahun silam. Puncaknya, saya dirawat di RS Cikarang. Hari ketiga, saya diinfus cairan pereda rasa sakit, karena obat biasa sudah tak mempan. Dari hasil rontgen, diketahui terdapat kelainan pada ruas tulang punggung. Ada sedikit kebocoran sehingga “pelumas” di dalam tulang merembes keluar.

Dokter menyarankan saya untuk operasi. Menurut saya, operasi hasilnya fifty-fifty. Karena kalau tidak sembuh, efek sampingnya yang tak sanggup saya bayangkan. Anak-anak masih kecil. Masih perlu bimbingan dan biaya.

Akhirnya saya minta pulang dari rumah sakit, atas keinginan sendiri. Saya ingat Ibu Setyorini, yang pernah memberi Hinotra TNE Juice ukuran 0,5 liter kepada kakak ipar saya yang sakit stroke. Hari Kamis malam Ibu Setyorini mengirimi saya 2 botol.

Setiap dua jam saya minum satu sloki. Besok pagi, yang biasanya bangun tidur terasa sakit, saat itu tak terasa apa-apa. Badan terasa lentur. Hari Sabtu atau dua hari kemudian, saya sudah bisa menyetir mobil dari Cikarang ke Jakarta.

Kemanjuran Hinotra TNE Juice begitu luar biasa. Sampai sekarang saya masih minum untuk stamina. Tiga kali sekali, pagi-sore-malam, bahkan anak-anak juga saya berikan. Mereka jadi mau makan. Badan mereka sekarang gemuk dan lebih sehat.

Kisah Nyata Bambang Irianto Tangani Saraf Kejepit Sampai Kepinggang

Hinotra TNEi Juice yang dikenal Bambang Irianto pada Desember 2008 mampu merubah kondisi kesehatan ia dan isterinya secara signifikan. Isterinya menjadi pengonsumsi pertama Hinotra TNE Juice dalam memerangi syaraf kejepit yang diderita sejak september 2008.

“Isteri Saya sampai tidak bisa berjalan. Alhamdulillah setelah 3 hari mengonsumsi 4×15 cc, pinggangnya sudah terasa lebih baik. Seminggu kemudian kakinya sudah bisa digerakkan“, ungkap Bambang. Kini semua keluhan isteri Bambang seperti kadar kolesterol yang tinggi serta gangguan pencernaan tak lagi ia keluhkan.

Melihat perkembangan kesehatan isteri yang membaik, Bambang mencoba untuk mengonsumsi Hinotra TNE Juice secara rutin seperti isterinya. “Gejala sakit pinggang atau batu ginjal yang saya derita sejak 2006 silam berangsur-angsur membaik. Bahkan batu yang bercokol di ginjal saya keluar melalui air seni, Alhamdulillah”. Dengan dosis 2×30 cc, air seni yang sempat terhambat menjadi lancar kembali. “Bahkan kadar gula saya yang juga tinggi menurun secara drastis.” Semua itu hanya dalam hitungan minggu. Hinotra TNE Juice terbukti mampu merawat kesehatan keluarga.

Kisah Nyata Keluarga M. Agus Chirnu Lepas Dari Sakit Pinggang

Saya menderita saraf kejepit pada tulang belakang posisi L5 yang dampaknya berupa nyeri luar biasa pada pinggang dan kaki [kiri]. Dokter saraf merekomendasikan untuk dioperasi tetapi saya keberatan dan berusaha mencari alternative penyembuhan mulai dari pijat saraf, fisio terapi dan pengobatan alternative lainnya tetapi belum memberikan hasil yang memuaskan. Sementara saya sudah tidak masuk kerja selama 3 minggu.

Saya mengenal Hinotra TNE Juice dari searching di internet dengan kata kunci “pengobatan saraf kejepit”. Tertarik dengan cara kerja Hinotra TNE Juice dan testimoni mereka yang telah mengkonsumsi Hinotra TNE Juice maka saya memutuskan untuk mencoba Hinotra TNE Juice. Mulai tanggal 25 Mei 2009 saya mengkonsumsi Hinotra TNE Juice dengan dosis 4 x 30 ml setiap hari. Alhamdulillah pada hari kedua sudah ada kemajuan, pada hari ketiga saya mulai masuk kerja walaupun masih diantar jemput karena belum bisa nyetir sendiri. Alhamdulillah seminggu kemudian saya sudah bisa nyetir mobil sendiri dan semakin hari perkembangan kesehatan saya semakin membaik, termasuk penyakit sinusitis saya [pernah dioperasi 2 kali].

Istri dan anak-anak juga mengkonsumsi Hinotra TNE Juice. Alhamdulillah penyakit kolesterol, asam urat dan maag yang diderita istri saya juga membaik setelah mengkonsumsi Hinotra TNE Juice ini. Saat ini kami terus mengkonsumsi Hinotra TNE Juice secara rutin untuk meningkatkan kesembuhan [khususnya untuk saraf kejepit dan sinusitis] disamping untuk memelihara kesehatan tubuh secara umum.

Cara kerja Hinotra TNE Juice ini cukup unik dan bisa dirasakan progress-nya yaitu ditandai dengan adanya rasa sakit pada organ tubuh tertentu tergantung jenis penyakitnya, misalnya saya sempat buang-buang air besar selama 1 hari, setelah itu Alhamdulillah perut terasa membaik. Saya jadi ingat kalau selama ini perut memang sering bermasalah, sering masuk angin [pernah sakit maag]. Untuk kasus sinusitis, reaksi yang saya rasakan adalah tiba-tiba mengalami flu berat disertai demam dan batuk berdahak, dada terasa panas tetapi setelah dahaknya terbuang melalui batuk. Alhamdulillah sinusitis yang selama ini saya derita semakin membaik, frekuensi bersin-bersin setiap pagi semakin jauh berkurang dan tubuh terasa lebih fit. Rasa sakit tersebut bisa dijelaskan sebagai reaksi atas proses detoksifikasi yang sedang berlangsung selama mengkonsumsi Hinotra TNE Juice. Hal ini perlu dipahami agar tidak terjadi salah persepsi dan menghentikan minum Hinotra TNE Juice gara-gara adanya reaksi tersebut dan menganggap Hinotra TNE Juice sebagai penyebabnya.

Puji syukur kepada Allah SWT atas karunia dan nikmat yang diberikan kepada kami sekeluarga, yang telah mempertemukan kami dengan produk ciptaanNYA yang berkhasiat luar biasa ini. Demikian, pengalaman kami sekeluarga dalam mengkonsumsi Hinotra TNE Juice ini untuk meningkatkan dan memleihara kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi bagi orang lain.